PRODUK PT NATURAL NUSANTARA YOGYAKARTA

Distributor Resmi Produk PT Natural Nusantara ( NASA ) Yogyakarta. Melayani Pemesanan Produk Kesehatan, Produk Pertanian, Produk Perkebunan, Produk Perikanan, Dan Menerima Pendaftaran Agen / Member Baru. SMS / Line / WA / Telp 08562857625 Pin BB 2A37FBE4, 5E56833C

PUPUK PESTISIDA ORGANIK DAN ALAMI DARI NASA PT NATURAL NUSANTARA

 


Berikut kami sampaikan beberapa pupuk pestisida organik dan alami dari Nasa PT Natural Nusantara Yogyakarta yang sangat bagus untuk mengatasi hama-hama tanaman yang aman, yang tidak membahayakan lingkungann dan mahkluk hidup disekitar kita, adapun pupuk-pupuk itu terdiri dari :



PESTONA PESTISIDA ORGANIK

Gambar Pestona Nasa
PESTONA NASA

PESTONA merupakan formula dari Nasa sebagai pengendali organik bagi beberapa hama penting bagi tanaman pangan, hortikultura dan tahunan, hasil ekstrasi dari berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif : Azadirachtin, Alkaloid, Ricin ( Asam Ricin ), Polifenol, Eugenol, Sitrat, Nikotin, Annonain dan lain-lain. Kandungan lainnya yaitu : Atsiri Oil, Eucalyptus Oil, dan Solvent Extraction.

PESTONA dibuat dari bahan-bahan alami maka dari itu PESTONA bersifat : Mudah terurai didalam sehingga tida mencemari lingkungan, relatif aman bagi manusia, hewan peliharaan, serta menjadi musuh alami bagi hama tanaman, tanaman / buah bebas residu kimia dan aman untuk dikonsumsi.

PESTONA tidak membunuh hama tanaman secara cepat, tetapi berpengaruh pada daya makan, pertumbuhan, daya reproduksi, proses ganti kulit, hambatan pembentukan serangga dewasa, menghambat komunikasi seksual, penurunan daya tetas telur, dan menghambat pembentukan kitin. Selain itu berperan juga sebagai zat pemandul, mengganggu proses perkawinan serangga hama, menghambat peletakkan telur dan dapat bekerja secara kontak dan sistemik.

PESTONA memiliki daya kerja dalam mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) atau juga mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak lagi, walaupun jarang juga yang menyebabkan kematian segera pada serangga atau hama tanaman.

PESTONA merupakan formula pengendali organik dari Nasa PT Natural Nusantara untuk beberapa hama penting pada tanaman pangan, hortikultura, dan tahunan, PESTONA merupakan hasil ekstrasi dari berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif :
  1. Azadirachtin, Alkaloid, Ricin ( asam ricin ), Polifenol, Eugenol, Sitrat, Nikotin, Annonain dan lain-lain.
  2. Kandungan lainnya yaitu : Atsiri Oil, Eucalyptus Oil, Solvent Extraction.

PESTONA dibuat dari bahan alami, maka dari itu PESTONA bersifat :
  1. Mudah terurai di alam sehingga tida mencemari lingkungan. 
  2. Relatif aman bagi manusia, hewan peliharaan, serta musuh alami hama tanaman lainnya.
  3. Tanaman / Buah bebas residu kimia dan aman untuk di konsumsi.


MEKANISME KERJA PESTONA :

PESTONA tidak membunuh hama secara cepat, tetapi sangat berpengaruh pada daya makan, pertumbuhan, daya reproduksi, proses ganti kulit, hambatan pembentukan serangga dewasa, menghambat komunikasi seksual, penurunan daya tetas telur dan dapat bekerja secara kontak dan sistemik. PESTONA memiliki daya kerja dalam mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) atau dapat mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak, walaupun jarang yang menyebabkan kematian segera pada serangga atau haman tanaman.

SASARAN PESTONA :

Wereng, walang sangit, penggerek batang, belalang, kepik, thrips, ulat, uret, dan lain-lain.

ATURAN PAKAI PESTONA :

Larutkan PESTONA 5 cc - 10 cc / 1 liter air ( 7 - 10 tutup / tangki ). Aduk sampai merata lalu semprotkan pada tanaman yang terkena serangan hama secara merata. Untuk hasil yang maksimal maka sebaiknya tanaman disemprotkan sesering mungkin minimal 3x sehari penyemprotan per musim. Sebaiknya waktu penyemprotan dilakukan pada sore hari.







NATURAL GLIO PENGENDALI JAMUR FUSARIUM

Gambar Glio Nasa
GLIO NASA

Natural GLIO merupakan produk pengendali hama dan penyakit tanaman dari Nasa PT Natural Nusantara. Natural GLIO mampu menghancurkan inokulum sumber infeksi penyakit tanaman, mencegah sumber infeksi penyakit agar tidak menyebar kembali dengan kolonisasi tanah oleh Natural GLIO, mampu melindungi perkecambahan biji dan akar-akar tanaman dari sumber infeksi penyakit, aman terhadap lingkungan, manusia, hewan serta alam sekitar, dan selaras dengan keseimbanagn alam, mudah didapatkan dan murah harganya.

Natural GLIO juga bersifat Hiperparasit terhadap pathogen penyakit tanaman, sehingga terjadi persaingan rempat hidup dan nutrisi. Natural GLIO juga mengeluarkan zat antibiotik yaitu Gliovirin dan Viridin yang akan mematikan pathogen penyebab penyakit tanaman, dan Natural GLIO juga akan berkembang terus untuk mengkolonisasi melindungi tanaman dari gangguan Pathogen.

MENGAPA HARUS MENGGUNAKAN NATURAL GLIO ?

  • Natural GLIO mampu menghancurkan inokulum sumber infeksi penyakit tanaman.
  • Natural GLIO dapat mencegah sumber infeksi penyakit menyebar kembali dengan kolonisasi tanah oleh GLIO.
  • Natural GLIO mampu melindungi perkecambahan biji dan akar-akar tanaman dari sumber infeksi penyakit.
  • Natural GLIO aman terhadap lingkungan, manusia, dan hewan disekitarnya.
  • Natural GLIO selaras dengan keseimbangan alam, mudah digunakan dan murah harganya.

 

SASARAN NATURAL GLIO :

Cabai, tomat, kubis, terong, bawang merah, bawang daun, semangka, melon, dan lain-lain.

Fungsi sasarn lainnya yaitu : Akar gada atau bengkak ( Plasmodiphora sp )


MEKANISME CARA KERJA NATURAL GLIO :

Natural GLIO mempunyai sifat hiperparasit terhadap pathogen penyakit tanaman sehingga terjadi persaingan tempat hidup dan nutrisi. Natural GLIO mengeluarkan zat antibiotik yaitu Gliovirin dan Viridin yang akan mematikan pathogen penyebab penyakit tanaman dan GLIO ini akan berkembang terus untuk mengkolonisasi melindungi tanaman dari gangguan Pathogen.


CARA PENGGUNAAN NATURAL GLIO :

  1. Penggunaan langsung pada tanaman hortikultura dan pangan diberikan 1 - 2 gr tiap tanaman pada lubang tanam yang akan ditanami.
  2. Penggunaan bersama dengan pupuk kandang lebih dianjurkan, 1 bungkus GLIO dicampur dengan pupuk kandang 25 -50 kg, didiamkan selama 1 minggu dalam kondisi lembab lalu kemudian digunakan sebagai pupuk dasar. 
  3. Tanaman yang terinfeksi penyakit jika terjadi gejala serangan pathogen maka 1 bungkus GLIO dicampur dengan pupuk kandang matang 2 - 3 kg lalu didiamkan selama 1 minggu barulah digunakan, dosisnya 2 - 3 sendok makan pada tanaman yang terserang.
CATATAN : 

Gunakan Natural GLIO pada saat sore hari.



PERINGATAN PENTING !!!
  1. Natural GLIO jangan dicampur dengan pestisida lainnya.
  2. Simpan Natural GLIO ditempat yang sejuk dan terhindar langsung dari paparan sinar matahari.







NATURAL BVR 


Gambar Bvr Nasa
BVR NASA
Natural BVR adalah produk pestisida organik pengendali hama alami dari Nasa PT Natural Nusantara. Natural BVR sangat efektif untuk mengendalikan serangan hama mematikan berupa serangga dan kutu-kutuan.

Mekanisme pengendalian hama dengan BVR adalah BVR masuk kedalam serangga melalui mulut serangga lalu kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ tubuh hama dari dalam. BVR menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim ( Kitinase, Protease, Dan Lipase ) untuk menghancurkan kulit. BVR mengeluarkan racun ( Beauvericin, Beauveroilides, dan Asam Oksalat ) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah yang berwarna putih pada hama yang mati terkontaminasi BVR, dan apabila ada hama yang terinfeksi BVR dari hama yang sudah terkena BVR maka hama tersebut akan mati berkisar 4 - 8 hari setelah terinfeksi BVR.


MENGAPA MENGGUNAKAN BVR ?

  • BVR efektif dan efisien terhadap hama sasaran.
  • Tidak mematikan musuh alami tanaman.
  • Selaras dengan keseimbangan alam, mudah cara penggunaanya dan murah harganya.
  • Aman terhadap lingkungan, manusia, dan hewan.
  • Mendukung program pemerintah dalam hal pertanian berkelanjutan.

 

BVR COCOK UNTUK TANAMAN :

Padi, cabai, tomat, kacang panjang, buncis, semangka, kentang, bawang merah, dan bawang daun, kubis, apel, mangga, dan cokelat.

BVR SANGAT BAGUS UNTUK HAMA : 

Wereng, penggerek batang padi, walang sangit, kutu dompolan.


MEKANISME CARA KERJA BVR

BVR masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam. BVR menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim ( Kitinase, Protease, dan Lipase ) utnuk menghancurkan kulit. BVR mengeluarkan racun ( Beauvericin, Beauveroilides, Asam Oksalat ) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hma yang mati, jika hama terinfeksi  atau tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat terjadi melalui angin. Kematian hama berkisar antara 4 - 8 hari setelah terinfeksi BVR.


CARA PENGGUNAAN BVR

  1. Dosis 1 - 2 gr/liter atau 100 gr per 10 meter persegi.
  2. Semprotkan BVR ke tanaman pada waktu sore hari.
  3. Bisa dicampurkan dengan POC NASA atau HORMONIK NASA.







PENTANA PESTISIDA ALAMI


Gambar Pentana Nasa
PENTANA NASA
PENTANA merupakan salah satu alternatif pengendalian hama tanaman yang efektif, efisien, dan ramah terhadap lingkungan. Dibuat dari saripati beberapa tumbuhan khusus dengan proses alami. Keunggulan dari PENTANA adalah mengendalikan hama dengan sasaran yang cepat, mudah diaplikasikan dilapangan, tidak membunuh musuh alami tanaman, tidak mencemari lingkungan, mudah terurai didalam tanah.


KEUNGGULAN PENTANA

  1. PENTANA merupakan pengendali hama organik.
  2. PENTANA mengendalikan hama sasaran secara cepat.
  3. PENTANA mudah di aplikasikan di lapangan.
  4. PENTANA tidak membunuh musuh alami.
  5. PENTANA tidak mencemari lingkungan.
  6. PENTANA mudah terurai.

CARA PAKAI PENTANA :

Campurkan 15 - 45 cc PENTANA + 5 - 10 cc aero 810 + sedikit air dalam wadah, lalu diaduk rata dan tuangkan ke tangki semprot, lalu tambahkan air hingga penuh.



PETUNJUK KEAMANAN :

Simpan PENTANA di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.








CORRIN 

Gambar Corrin Nasa
CORRIN NASA

CORRIN adalah pestisida biologi atau agens hayati dari PT Natural Nusantara ( NASA ) berbasis bakteri Antagonis ( Corynebacterium ) yang sangat efektif untuk mengendalikan penyakit-penyakit utama pada tanaman padi dan sayuran.


FUNGSI UTAMA AGENS HAYATI CORRIN

  • Mengendalikan penyakit Hawar Daun ( HDB ), atau penyakit kresek pada padi yang disebabkan oleh bakteri pathogen Xamthomonas Oryzae.
  • Mengendalikan penyakit Hawar Daun Jingga yang disebabkan oleh Bacterial Red Stripe ( BRS ).
  • Mengendalikan penyakit Blast ( Pyricularia Oryzae ).
  • Mengendalikan penyakit bercak daun ( Cercospora ).


CORRIN juga dapat digunakan untuk mengendalikan penyakit-penyakit layu pada sayuran ( Fusarium ), Akar gada pada kubis, dan layu pada pisang.


CARA PENGGUNAAN CORRIN : 

JENIS
DOSIS SERBUK
DOSIS CAIR
CARA
WAKTU
Benih
2-4 gr/lt
5 cc/lt
Rendam
Sebelum semai
Padi
2-4 gr/lt
5 cc/lt
Semprot
14, 28 & 42 HST
Sayuran
3-5 gr/lt
5-10 cc/lt
Semprot
10-20 hari sekali





















Keterangan :
  • Perendaman benih selama -+ 15 menit.
  • Penyemprotan paling baik dilakukan pada sore hari.
  • Dilarang mencampur CORRIN dengan pestisida kimia.
  • Sprayer dibersihkan dahulu sebelum pemakaian CORRIN.







AERO-810 NASA


Gambar Aero 810 Nasa
AERO 810 NASA
AERO 810 merupakan perekat, perata, pembasah terutama bagi pestisida ( Fungisida-insektisida-herbisida ) juga untuk pupuk organik cair dengan fungsi antara lain :
  1. Meningkatkan efektifitas atau daya kerja penyemprotan pestisida pupuk dan hormon dengan melekatkan dan meratakan butiran semprot pada daun sehingga tidak mudah menetes atau hilang dan tercuci oleh hujan.
  2. Menghemat pestisida pupuk, hormon karena lebih banyak dan lama melekatnya dan terserap oleh daun.
  3. Meningkatkan daya kerja pestisida untuk hama berperisai dan kulitnya yang mengandung lapisan lilin.
  4. Membantu membersihkan alat semprot sehingga tidak mengakibatkan sumbatan pada nosel.
  5. AERO 810 NASA tidak banyak membentuk buih atau busa, bersifat biodegradable, terurai secara alami sehingga aman bagi lingkungan.

 

MEKANISME KERJA AERO -810 NASA :

AERO -810 adalah bahan pencampur pestisida ( Insektisida, fungisida, herbisida ) pupuk organik cair agar tegangan permukaan air menjadi rendah sehingga pestisida atau pupuk organik cair menyebar lebih rata, menempel lebih kuat, dan meresap lebih cepat di daun.

CARA PAKAI AERO-810 NASA :

0,2 - 0,4 cc/ liter atau 0,5 tutup / tangki volume tutup + 10 cc 1 liter + untuk 5 - 6 ha/ lahan.

BAHAN AKTIF: 

Polioksi Etilen Alkil Fe nolic 810g/1

PETUNJUK KEAMANAN :

Jauhkan dari jangkauan anak-anak, dari makanan, dari minuman.








METILAT

Gambar Metilat Nasa
METILAT NASA

Metilat adalah salah satu produk unggulan PT Natural Nusantara ( NASA ) yang berfungsi sebagai pengendali hama yang fungsinya adalah untuk menangkap lalat buah dan serangga pengganggu lainnya. Metilat bekerja dengan cara menebarkan aroma untuk memancing daya tarik lalat buah atau serangga lainnya agar hinggap pada Metilat, maka lalat buah atau serangga lainnya akan terjebak.
Sehingga usaha pengendalian serangan lalat buah pada komoditas tanaman bisa tercapai dengan baik.


CARA PAKAI METILAT NASA :

Sediakan botol bekas dan kayu sekitar 1,5 - 2,-5 meter, kemudian botol tersebut diolesi metilat hingga merata. Pasang botol tersebut pada kayu yang telah disediakan lalu tancapkan batang kayu tersebut di sekitar kebun atau tanaman anda. Tunggu 5 menit kemudian lalat buah dan berbagai jenis serangga pengganggu tanaman lainnya pasti akan terperangkap.





Informasi Harga Dan Pemesanan

WA/ SMS : 08562857625

Pin BB : 2A37FBE4




Demikian artikel kami tentang pupuk pestisida organik dan alami dari Nasa PT Natural Nusantara, semoga dapat membantu para petani dalam menghadapi serangan hama agar dapat meningkatkan hasil panen pertaniannya. Semoga bermanfaat dan terimakasih...

1 Komentar untuk "PUPUK PESTISIDA ORGANIK DAN ALAMI DARI NASA PT NATURAL NUSANTARA"


Hello to every body, it's my first go to see of this weblog; this blog contains remarkable and truly fine stuff for visitors. capital one login

Back To Top